Pada tanggal,7 Maret 2019 Ilmu Komunikasi Reguler Pagi Semester 2 mengadakan Table Manner di hotel Harper Palembang.Yang di dampingi oleh Ibu Sumarni Bayu Anita,S.Sos.,M.A selaku Dosen Pengampu Dasar-dasar Public Relation.
Etik Makan atau Table Manner adalah aturan yang harus dilakukan saat bersantap bersama di meja makan. Etika makan diperkenalkan oleh bangsa Eropa yang merupakan aturan standar terutama saat bersantap bersama-sama di sebuah acara resmi atau acara makan bersama di keluarga besar.
TATA CARA TABLE MANNER
Bicara tentang cara makan atau tata cara makan, cara makan seperti
apa yang biasa anda gunakan? Cara makan bisa berhubungan dengan cara kita
menggunakan alat untuk menyantap makanan atau bisa juga berhubungan dengan
bagaimana kita makan seperti makan cepat, lambat, pakai banyak sambal, dan lain
sebagainya.
Untuk alat makan, Di Indonesia sebagian besar orang biasa makan
dengan menggunakan sendok dan garpu. Ya inilah cara makan yang umum di
gunakan di Indonesia, selain cara makan langsung dengan tangan tentunya. Tapi
di samping itu ada banyak cara makan dengan menggunakan peralatan lain di Indonesia,
beberapa di antaranya adalah:
1)
Sendok dan garpu
Ini adalah
cara makan yang sangat umum di Indonesia dan pasti anda telah paham bagaimana
makan dengan cara seperti ini. Anda tinggal memegang sendok di tangan
kanan dan garpu di tangan kiri (kecuali anda kidal). Makan dengan sendok
dan garpu sangatlah mudah, sendok digunakan untuk mengambil makanan dan garpu
dapat digunakan untuk menusuk makanan atau membantu mengumpulkan makanan di
sendok, begitu mudah. Jika anda makan mie, anda bisa menggunakan garpu
untuk memilin mie dan memakannya atau bisa juga menggunakan garpu untuk
mengangkat sebagian mie lalu menaruhnya dahulu pada sendok anda.
Kesulitan utama dalam makan dengan sendok dan garpu adalah pada saat anda
memakan daging berukuran besar seperti saat makan steak. Jika anda makan
steak dengan sendok dan garpu, maka cara terbaik yang bisa anda lakukan adalah
menusukkan garpu untuk menahan daging lalu menggunakan ujung sendok untuk
membuat potongan kecil dari daging steak, walaupun hal ini mungkin sulit dilakukan
kalau daging steak anda liat / tidak lunak.
2)
Pisau dan garpu
Makan dengan
garpu dan pisau saat ini menjadi makin umum dengan menjamurnya rumah makan yang
menyediakan steak sebagai hidangan utamanya, bagaimana cara menggunakannya?
Cara makan dengan pisau dan garpu tidaklah sulit, anda tetap memegang garpu di
tangan kiri anda serta pisau di tangan kanan anda. Garpu digunakan untuk
menusuk dan menahan makanan pada tempatnya selagi anda memotong makanan
tersebut menjadi potongan yang lebih kecil menggunakan pisau anda.
Setelah terpotong, maka anda memakan potongan kecil tadi menggunakan garpu,
jangan menggunakan pisau anda untuk memakan makanan, karena selain tidak benar
hal ini juga beresiko menyebabkan lidah anda teriris pisau secara tidak sengaja.
Kekurangan dari penggunaan pisau dan garpu adalah anda akan kesulitan menyantap
makanan yang berkuah, anda mungkin akan tetap membutuhkan sendok untuk
menikmati kuah dari makanan anda.
3)
Sumpit
Makan dengan
memakai sumpit juga bukan merupakan hal yang asing di Indonesia.
Tempat-tempat makan bertema Jepang, Cina, atau Korea biasanya selalu
menyediakan sumpit bagi anda. Makan dengan menggunakan sumpit memiliki
seni tersendiri, anda harus bisa memegang sumpit dengan benar agar dapat
menyantap hidangan anda dengan nyaman dan terhindar dari rasa sakit atau nyeri
di tangan akibat cara memegang sumpit yang salah. Saat makan dengan
sumpit, usahakan untuk selalu menjepit makanan anda dengan sumpit dan jangan
menusuk makanan serta menggunakan sumpit seperti anda menggunakan garpu.
4)
Pulukan / Menggunakan tangan
Makan dengan
menggunakan tangan adalah salah satu cara makan yang wajar di Indonesia,
khususnya untuk menyantap makanan-makanan yang tidak berkuah. Makan
dengan menggunakan tangan sangatlah mudah, hal yang perlu anda perhatikan
adalah usahakan anda hanya menggunakan bagian ujung dari jari-jari anda saat
makan. Biasanya orang yang makan dengan lahap dengan menggunakan tangan
akan terlihat sangat menikmati makanannya dan membuat orang yang melihat jadi
lapar ingin ikut makan
5)
Suru
Untuk yang satu ini,
mungkin suru adalah kata yang asing bagi telinga anda. Suru adalah sebuah
alat makan yang biasanya terbuat dari daun pisang, dan biasa digunakan untuk
menyantap pecel di beberapa daerah di Jawa Tengah. Suru berfungsi seperti
sendok, dua atau tiga lembar daun pisang berukuran sekitar 3 x 7 cm ditumpuk
menjadi satu, lalu anda memegang salah satu ujung daunnya dengan cara ibu jadi
di bagian atas dan menekan bagian tengah daun agar bagian tengah daun
melengkung ke dalam, lalu jari telunjuk dan jari tengah di bagian bawah daun
kiri dan kanan untuk menopang daun. Setelah itu daun akan menjadi seperti
sendok dan siap digunakan untuk makan.
Kapan memulai makan:
Tidak sesuia
dengan nasehat orang tua, para pakar etiket malah menganjurkan untuk memulai
makan tanpa harus selalu menunggu orang lain – mulailah makan saat makanan
hangat disajikan. Untuk makanan dingin atau buffets, tunggulah hingga tuan
rumah mempersilakan makan, dan tunggu pula hingga tamu utamanya mulai mengambil
makanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar